Contact Online
Pusman : YM Messenger
News

Latar Belakang

LATAR BELAKANG

Kerja sama antara universitas Gadjah Mada dengan universitas-universitas di Jerman baik formal maupun informal telah berjalan realtif lama. Kerja sama tersebut seperti misalnya dengan universitas Karlsruhe, Stuttgart, Oldenburg, Giessen, Berlin dll. Demikian juga kerja sama antara universitas Gadjah Mada dengan German Academic Exchange Service (Deutscher Akademischer Austauschdienst, DAAD), Badan Kerjasana Teknik Jerman (Gesellschaft fuer Technische Zusammenarbeit, GTZ) dan juga dengan Badan Penelitian Jerman (Deutsche Forschungsgesellschaft, DFG) dll.

Selama jangka waktu tersebut telah diselenggarakan berbagai macam kegiatan yang dilakukan oleh universitas Gadjah Mada. Diantaranya adalah kegiatan seminar dan kuliah umum yang dilakukan oleh Prof. Dr.-Ing. Dr. h.c. mult Franz Nestmann, Prof. Dr. sc.agr. Dieter Prinz, Prof. Dr.-Ing. Norbert Einsenhouer, Prof. Dr. Steinbach dan profesor-professor dari Jerman lainnya di universitas Gadjah Mada serta kunjungan Rektor Universitas Gadjah Mada dan Pembantu Rektor IV ke Jerman. Pada bulan maret juga ada kunjungan dari Parlemen Jerman dan juga kunjungan menteri Penelitian dan Pendidikan Jerman Mrs. Edelgard Buhlmann sengaja berkunjung ke UGM, 18 Maret 2005 untuk mengetahui apa saja kiprah alumni Jerman di UGM.

Kegiatan konstruktif lainnya adalah seminar dan lokakarya kerja sama UGM dan Universitas Karlsruhe; Sustainable Resource Development (SURED). SURED I diselenggarakan dibawah Jurusan Teknik Sipil UGM Yogyakarta tahun 2000 dan SURED II pada tahun tahun 2001 diselenggarakan langsung dibawah Universitas Gadjah Mada. Kegiatan seminar ini kemudian melahirkan berbagai macam ide kerja sama baru antara Universitas Gadjah Mada dan universitas-universitas di Jerman serta dengan badan-badan donor Jerman lainnya.

Dengan latar belakang tersebut di atas, maka prospek kerjasama universitas Gadjah Mada dengan badan yang terkait di Jerman sangat cerah dan memungkinkan untuk dikembangkan terus dimasa yang akan datang. Dengan dukungan institusi–institusi dari Jerman tersebut maka program kerjasama UGM dan Jerman dapat dikembangkan dan tidak hanya pada penyelenggaraan seminar dan kuliah umum, namun dapat diarahkan ke kerja sama yang simultan dan berkelanjutan. Agar kerja sama antara UGM dan Jerman tersebut dapat diorganisir dan dikembangkan secara maksimal serta dapat digali seluruh potensi yang ada di UGM dan disenergikan dengan program-program kerja sama fihak Jerman, maka Pusat Studi Jerman melangkah kedepan untuk menangani kerjasama tersebut.

Pusat Studi Jerman disingkat menjadi Pusman UGM.